Sabtu, 04 Juli 2020

6 Kunci Produktif Seorang Penulis

Alhamdulillah, setelah sekian lama saya memupuk kembali motivasi menulis akhirnya saya dapatkan sahabat dan guru yang selalu ada untuk mendukung saya. Dia dalah seorang guru yang saya kenal melalui dunia maya, ibu guru Sri Sugiastuti, yang dikenal dengan Bu Kanjeng. Sosok yang selalu memotivasikan saya denga karya-karyanya. Kadang saya berpikir, kenapa ibu guru selalu memberikan tulisannya untuk saya? saya tidak pernah berbikir bahwa dengan membagikan tulisan ke saya artinya dia peduli, bahwa untuk meningkatkn motivasi menulis adalah dengan berbagi karya ke sesama penulis.

Baik malam ini adalah malam kedua saya mengikuti materi kelas belajar menulis, yang mana kelas ini pundikenalka oleh Bu Kanjeng juga dan beliaulah yang mengundang saya untuk mengikuti kelas on line ini. Sebenarnya ini harus resume yang kedua, namun pada saat masuk kelas pertama saya masih bingung harus berbuat apa. Maka, belum ada hasil tulisan pada kelas pertama, dan hari ini kelas yang dibuka oleh OmJay dan dimoderatori oleh Bu Kanjeng sendiri, merupakan kelas yang luar biasa. Bagaimana tidak materi malam ini sangat mempuat saya pribadi tertampar dengan tema yang di bawakan. Pemateri malam ini adalah Bapak Doktor Naim, beliau adalah seorang dosen UIN IAIN Tulungagung, beliau telah menulis beberapa buku dan puluhan artikel.

Di antara karya tulis yang pernah beliau tulis adalah Islam Radikal Dan Deradikalisasi (2020), Aktualisasi Pemikiran Islam (2020), Literasi Dari Brunai Darussalam (2020), Spirit Literasi (2019), Teraju (2017), Proses Keratif Penulisan Akademik (2017), Menipu Setan Kita Waras Di Zaman Edan (2015), The Power Of Reading (2013), Character Building (2012), dan masih banyak buku solo dan jurnal artikel yang telah beliau tulis.

Dari banyaknya karya yang telah dihasilkan tentunya tidak didapatkan dengan duduk diam saja. Namun, ada motivasi terbesar dalam jiwa beliau dalam berkarya. Nah, sesuai dengan judul materi yang disampaikan malam ini adalah kunci-kunci penting dalam menulis. Dengan membuka kelas dengan memberikan motivasi tentang pentingnya menulis dalam dunia pendidikan. Belai mengatakan bahwa,

“Guru merupakan kunci terpenting dalam dunia pendidikan. jika guru berkualitas, besar kemungkinan kelas yang diajarkan juga berkualitas. Namun, jika gurunya kurang berkualitas tentu hasil pembelajarannya juga kurang sesuai dengan harapan. Dan salah satu kunci untuk meingkatkan kualitas seorng guru adalah dengan membangun budaya literasi, yakni budaya baca dan menulis.”

Pesan singkat di atas sempat membuat saya pribadi menjadi tersindir. Bahwa kita orang-orang yang berpendidikan di sekolahkan dan mengajarkan anak -anak saja kurang dekat dengan dua hak tersebut, bagaimana kita mau memberikan motivasi dan membangun dunia literasi dalam lingkungan sekolah, padahal secara pribadi belum menguasi dunia literasi itu sendiri.

Materi malam ini pun dimulai. Kunci-kunci penting dalam menulis. Kunci pertama adalah kunci motivasi. Kunci motivasi terdiri dari tiga motivasi yaitu: motivasi karir, di mana menurut beliau jika keterampilan menulis kita semakin baik, maka kariri yang kita miliki pun juga akan terus meningkat. motivasi materi. . Ketiga motivasi politik. Ada pula orang hanya memiliki motivasi dengan tujuan politik tertentu, dan terakhir ada motivasi cinta. Nah, yang sat ini merupakan karena kecintaan akan dunia kepenulisan.

Kunci kedua adalah menulis itu anugrah Jika, diingat lagi bahwa kemampuan menulis sudah ada dalam diri kita. tak ingatkah kita di zaman sekolah kita? atau ambil saja pada saat duduk dibangku kuliah. Sudah banyak tulisan yang kita tulis. Dari penugasan secara individu dan juga kelompok. Tentu kita ingat ketika seorang dosen meberikan tugas kita pun hars mampu menulis tugas yang diberikan. Bisa dihitung dari penugasan pembuatan makalah, artikel, bahkan samapai pembuatan skripsi, tesis atau disertasi. Dari situ saja sudah ada beratus-ratus halaman yang telah kita tulis, belum lagi tambaha dari penulisan laporan seperti KKN,Magang, dan juga PPL. Namun, semua itu ternyata tidak membuat kita bisa meningkatkan kemampuan menulis kita, dalam hal ini ada beberapa factor yang menjaadi penghambat yatu : pertama, selama kuliah kita hanyalah seorang yang mampu menghasilkan makalah hasil fotokopi teman, kedua karena tugas makalah dibuat oleh orang lain, ketiga melakukan “kanibal” tulisan orang lain, yang keempat, langsung berburu referensi saat diberikan tugas.

Kunci yang tetiga adalah memberikan keajabiban dalam kehidupan. Menulis memang sesuatu yang menjanjikan salah satunya adalah meberikan kejaiban. Mari kita lihat saja keajaiban yang didapatkan oleh pemateri mala mini. Dengan menulis beliau mendapatkan banyak materi, materi di isini merpakan sebah pendapatan, dengan penulis akan dibayar sesuai dengan kesepakatan dari penulis dan penerbit, sering diundang sebagai pembicara dari berbagai forum, memiliki banyak teman, bisa membeli peralatan yang dibutuhkan, tulisan adalah perekam kehidupan yang ajaib.

Kunci keempat adalah tidak mudah menyerah. Untuk menjadi penulis harus mmiliki semangat yang terus menyala. Seperti kata beliau

“Saat mengikuti kegiatan menulis semanganya menggebu-gebu, namun jika kembali pada kesehariannya semangat itu perlahan-lahan memudar dan menghilang.”
Jadi, kita pun harus mengatur jadwal untuk tetap semnagt dalam menulis. Misalnya sisakan 5 menit dalam satu hari untuk menghasilkan 1 lembar tulisan, dari pada dapat menulis 10 lembar sehari tapi tidak menulis setiap hai.

Kunci keenam berjejaring. Bangun jejaring kepenulisan salah satunya mengikuti kelas on line seperti ini. Karema, jika kita terus berada bersama orang-orang yang suka dengan hobi kita aka nada semangat yang kita dapatkan.

Kunci keenam adalah menulis sebanyak-banyaknya. Lakukanlah kegiatan menulis sebanyak yang kau mampu. Ini akan melatih untuk menghasilkan karya luar biasa.

Nah, itulah enam kunci yang harus diketahui oleh penulis. Kunci-kunci itu adalah alat untuk tetap produktif dalam menulis, selanjutnya kembali pada diri kita yang mana yang akan kita gunakan untuk terus produktif dalam menulis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trimakasih atas kunjungan Anda. Silakan tinggalkan pesan pada kolom komentar. Jika ada yang ingin ditambahkan atau ada kritikan tentang tulisan yang Anda baca. Terimakasih.