Jumat, 20 Desember 2019

Berdoalah, Allah Pasti Mengabulkannya

Doa merupakan senjata kaum muslimin. Segala sesuatu yang dilakukan harus diselingi dengan doa. Makan, minum, tidur, bangun, belajar, berjalan, bahkan memakai pakaian pun ada doanya. Semuanya itu karena agar pekerjaan yang kita lakukan diberkahi oleh Allah swt selaku penerima doa kita. Tapi, doa yang kita lafazkan baik ketika melakukan kegiatan, atau ketika melaksanakan shalat, kadang terasa tidak dikabulkan. Seornag teman pernah berkata: “Kok, doaku nggak pernah dikabukan ya.” Ketahuilah sahabat muslim. Tidak ada doa yang tidak dikabulkan oleh Allah subhanahuwata'ala, bukankah Allah subhanahuwata'ala sendiri yang berjanji bahwa setiap hamba-Nya yang datang menghadap pada-Nya dan berdoa akan dikabulkan? Kemudian kenapa kita tega menuduh Allah subhanahuwata'ala tidak mendengar doa kita, dan ingat bahwa Allah subhanahuwata'ala, adalah hakim paling adil, Dia menendengar setiap pinta hamba-Nya. Semua permohonan pasti dikabulkan.

Maka perlu diketahui bahwa dalam berdoa ada tiga cara Allah menjawab doa kita, yaitu: langsung dikabulkan, sebagai penghapus bala, atau sebagai amalan pada hari akhir. Inilah yang harus kita ingat disaat doa kita belum juga dikabulkan oleh yang Kuasa.

1. Doa yang segera dikabulkan

Seperti yang pernah saya alami. Doa-doa yang saya panjatkan malam itu dengan tangisan disertai isak yang begitu keras. Bagaimana tidak, saya sangat berharap bahwa saya diberikan keberkahan hidup untuk menjalani hidup yang saya anggap sangat sederhana itu. Saya menganggap hidup saya terlalu sederhana sampai saya iri kepada mereka yang mampu dan bahagia dalam kehidupannya. Saya melepaskan semua itu dengan keridhoan atas hidup saya, saya berdoa pada Tuhan dengan tangisan dan berkata, “Ya, Allah, ya Tuhan penguasa langit dan bumi, sesungguhnya, dunia ini adalah tempat peristirahatan sementara saja, dan suatu hari Kau akan memerintahkan malaikat maut untuk menjemputku pulang ke asal. Maka jangan Engkau condongkan diri ini utuk menyukai harta dunia yang terus menyesatkan hati dan pikiran, jangan Kau membuat hati ini mengharapkan rumah mewah dan kekayaan yang berlimpah, jika rumah yang sederhana ini adalah yang terbaik dari-Mu, maka lapangkanlah dada ini untuk menerima dengan ikhlas, dengan senang hati atas apa yang aku lihat. Oh Tuhan yang Maha Tinggi, sungguh aku ikhlaskan semua ini, sungguh aku ikhlaskan semua ini, sungguh aku ikhlaskan semua ini”. Terus aku katakana seperti itu dan diakhiri dengan doa yang sering diucapkan oleh Raulullah :

"Yaa muqollibal quluub, tsabit qolbi alaa dinika….”

Apa yang terjadi, hari-hari yang saya lalui pun menjadi ringan, rumah yang sederhana bukan lagi alasan untuk dikeluhkan, Allah subhanahuwata'ala benar-benar membuka hati saya untuk menerima segala kesederhanaan atas tempat tinggal yang saya miliki. Siapakah di anatara kalian yang mampu tidur bersama perabotan rumah tangga dan tumpukan buku dalam ruang kecil yang hanya bisa menampung satu dipan dan satu lemari kecil, bahkan tempat untuk sholat pun sangat kecil. Namun, dengan kebesaran Allah, Dia melapangkan dada saya untuk mengihlaskan semua itu. Akhirnya saya pun bisa memandang kamar kecil itu sebagai tempat istirahat paling nyaman.

2. Doa akan menjadi alasan dijauhkan dari bencana

Doamu tidak dikabulkan? Tenang jangan takut. Allah bukan Tuhan yang tuli, Allah bukan Tuhan yang buta, Dia melihat dan mendaengar segala yang kau pinta. Doamu tidak dikabulkan bukan lantaran doamu disia-siakan oleh Allah. Coba ingat lagi berapa kali kau selamat dari masalah, kau selamat dari bencana, atau berapa kali kau dapat menyelamatkan diri dari masalah-masalah yang kau anggap berat untuk dijalani, atau bahkan hutang-hutang yang awalnya berat kini dengan mudah kaulunasi. Ingat semua itu? Pertanyaannya kira-kira siapa yang mampu membantu menyelesaikan semua itu? Siapa lagi kalau bukan Allah swt, yang Maha Agung, dengan segala kebesaran-Nya Dia datang padamu dan memudahkan segala urusan duniamu, Dia datang padamu saat kau terlilit hutang yang sudah tak bisa kaubayar lagi. Semua itu pasti Allah yang janjikan. Doamu mungkin tidak segera dikabulkan, namun, luasnya kebaikan Allah sehingg berkat doa-doa yang pernah diucapkan dengan ketulusan, maka semua urusa dunia dijalani dengan baik. Maka, jangan pernah menyatakan bahwa “kok, doaku tak pernah dikabulkan oleh Allah”. Jangan pernah berprasangka buruk pada Tuhan yang telah menciptakanmu dan memberikan kenikmatan untuk hidup, yakin bahwa hanya Allahlah satu-satuya Tuhan yang yang mampu mengabulkan segala permintaan hamba-Nya.

3. Dijadikan amalan di akhirat

Ingat kisah seorang perempuan yang masuk syurga karena melakukan amalan baik. Padahal dia adalah wanita kafir, hanya memberikan makan kepada seekor anjing kemudian dimasukkan ke syurga oleh Allah subhanahu wata’ala. Ingatkah kita pula bahwa doa istri Fir’aun, di dunia di siksa dihina, oleh suami sendiri, kemudian ia berdoa untuk kebahagiaan diakhiratnya. Maka Allah subhanahu wata’ala mengabulkan doa itu dengan balasan yang luar biasa. Meski kehidupan penuh siksaan, namun di akhirat mendapat tempat terindah di sisi Allah subhanahu wata’ala, dijadikan syurga sebagai tempat peristirahatan yang paling nyaman baginya, dibuatkan rumah dari emas dan peak. Begitu dahsyat kekuatan doa yang mampu membayar segala kesakitan dan penderitaan.

Berdoalah hanya pada Allah subhanahu wata’ala, Dialah seadil-adilnya hakim di dunia dan juga di akhirat, Dia mengabulkan segala doa hamba-Nya. Itu janji Allah subhanahu wata’ala. Dan Allah subhanahu wata’ala tidak pernah mengingkari janji-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trimakasih atas kunjungan Anda. Silakan tinggalkan pesan pada kolom komentar. Jika ada yang ingin ditambahkan atau ada kritikan tentang tulisan yang Anda baca. Terimakasih.