Minggu, 06 Oktober 2019

KISAH INSPIRASI: BELAJAR DARI SEBUAH KERANG

Masalah adalah teman dalam kehidupan kita. Setiap hari kita punya masalah, namun yakinlah sobat setiap masalah yang kita miliki itu hanya sebatas ujian untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Seperti yang dialami oleh Si Anak kerang ini.

Kisah sebuah kerang ini saya ambil di salah satu akun instagram @cintaqur’anTV. Dalam vidionya seorang ust. Dengan inisial UFK, beliau menceritakan tentang si anak kerang yang terus menangis karena matanya yang terus dimasuki oleh pasir. Gelombang yang membawa pasir terus masuk memasuki matanya, dengan rasa sakit dan terus menangis si anak kerang berkata.

Bunda… bunda… mataku perih. Perih bunda….perih….Mataku perih bunda”,
anak kerang terus menagis kesakaitan.

Maka sang bunda berkata, “Sabar nak, sabar, balut rasa sakit itu dengan air mata”. Namun, sang anak masih terus menagis dan berkata lagi, “Tapi, bunda, ini sangat sakit, sakit bunda, sakit.” Sang anak terus menangis, menahan perih matanya yang terkena pasir itu.

“Bunda, aku tak tahan dengan semua ini, kenapa harus seperti ini?”

Lagi-lagi bunda hanya menjawab dan berkata,

“Sabar nak, sabar, balut sakit itu dengan air matamu, pasir-pasir itu akan menjadi mutiara yang indah"
.

“Kenapa sesakit ini bunda, apa untuk menjadi mutiara yang indah, aku harus menahan sakit ini bunda?”

“Sabar nak, sabar, rasa sakit itu hanya sebentar, perihnya yang kaubalut dengan air matamu akan mengahasilkan kemilaunya permata berharga”.

Sahabt penaku. Untuk mendapatkan sebuah permata yang indah, si anak kerang harus menanggung sakit yang luar bisa saat butiran pasir masuk ke matanya. Begitulah permisalan dalam kehidupan kita. untuk mendapatkan sebuah kesuksesan, dengan hasil yang memuaskan, maka kita harus menaggung beban dan penderitaan.

Menagis kadang kita pilih untuk membalut rasa sakit dan penderitaan yang hapir membuat kita putus asa. Semua orang pernah menangis, karena sulit menggung beban kehidupannya. Namun, semua itu akan ada balasan yang kita dapatkan dikemudian hari. Maka jangan pernah mengeluh, Balut semua luka dengan tangisanmu, dan bersabarlah untuk menghadapi segala ujian yang kita dapatkan. Bukankah sabar adalah pemutus permasalahan yang paling indah?

Bersabarlah !!!

2 komentar:

  1. Andai saya jadi kerang, saya memilih tidak menghasilkan mutiara jika itu menyakitkan hehe

    BalasHapus
  2. Belajar dari di anak kerang derita Dan pengorbanannya berujung kelak pada membahagiakan orang lain

    BalasHapus

Trimakasih atas kunjungan Anda. Silakan tinggalkan pesan pada kolom komentar. Jika ada yang ingin ditambahkan atau ada kritikan tentang tulisan yang Anda baca. Terimakasih.