Sabtu, 17 Maret 2018

4 TAHAP UMUM MENULIS UNTUK PEMULA

Assalamu’alaikum sahabat pena. Sebagai seorang penulis pemula. Pasti masih bingung bagaimana saya akan menulis ide yang sudah saya dapat. Seperti yang telah saya tulis dalam artikel sebelumnya yaitu tentang ide-ide menulis. Maka sekarang saya akan memberikan tahapan sederhana untuk mulai menyelesaikan project tulisan kita.

Pertama tahap pre-writing atau yang sering disebut tahap persiapan. Apa yang kita lakukan pada tahap ini? Dalam salah satu referensi menyatakan bahwa tahap persiapan ini merupakan tahap penyiapan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengola informasi, menarik tafsiran dan inferensi terhadap realitas yang dihadapinya. (Dr. H. dahlan: 2016).

Namun, ada satu hal yang harus kita lakukan yaitu menentukan topik dan membuat kerangka karangan. Mengapa hal ini perlu kita lakukan? Agar apa yang kita tulis terarah dan strategis sesuai dengan tujuan kita. Ibarat ketika ingin ke pasar. Pastinya kita mendata apa saja yang akan kita beli ketika di pasar nanti, tentunya agar uang belanjaan yang kita bawa terorganisir sesuai dengan tujuan kita. Jika tidak ditentukan akan habis dan lenyap tanpa tujuan yang jelas.

Nah, pada tahap ini yang harus kita lakukan adalah mengumpulkan bahan untuk penulisan kita nantinya. Bahan-bahan tersebut kita dapatkan dari media social, buku, media cetak seperti Koran, majalah. Baik majalah anak, majalah dewasa, majalah harian, mingguan, yang penting berhubungan dengan informasi yang kita cari. Selain itu, Informasi juga bisa didapatkan dari berdiskusi. Ia adalah salah satu cara terbaik. Di mana saat berdiskusi kita saling menukar pikiran dan pendapat. Maka ini adalah salah satu jalan terbaik untuk kita mendapatkan informasi.

Kedua tahap menulis. Pada tahap menulis kita sudah siap untuk menulis. Pada tahap ini tugas kita adalah menulis. Tulis semua yang telah kita dapatkan, ide, gagasan, dari apa yang kita baca, browsing, diskusi tanpa mengedit. Jika, sambil menulis sambil mengedit malah akan memperlambat proses penulisan kita.

Saya pribadi telah mengalami hal itu. Ketika menulis sambil mengedit ujung-ujungnya tulisan tidak rampung. Karena merasa kurang PD dan terus dihapus untuk menghasilkan diksi yang baik dan benar. Padahal tidak perlu dilakukan pengeditan ketika proses kedua ini dilakukan. Karena akan ada tahap tersendiri untuk mengedit.

Tahap ketiga adalah pascapenulisan (editing). Pada tahap ini tidak boleh dilakukan setelah kita menulis. Namun, alangkah baiknya dilakukan beberapa hari setelah kita menulis. Mengapa? Karena setelah menulis pemikiran kita masih menyatuh dengan apa yang baru ditulis, namun jika kita tinggalkan setelah itu dan kembali untuk melihatnya akan ada feel baru untuk mengoreksi tulisan kita.

Jangan pernah malu untk mengoreksi tulisan sendiri. Sudah pasti ada tulisan-tulisan yang salah dalam kalimat, pilihan kata yang kurang tepat, tanda baca yang salah dan lain sebagainya. Dalam tahap ini ada tiga hal yang harus dilakukan antara lain:

1. Membaca kembali keseluruhan karangan

2. Menanda hal-hal yang perlu diperbaiki atau memberi catatan bila ada hal-hal yang harus diganti , ditambahkan, dan disempurnakan

3. Melakukan perbaikan sesuai dengan temuan saat penyuntingan. (Dr. H. Dahlan, M.Pd. : 2016)

Nah, itulah tahap umum untuk mulai menulis bagi pemula. Jangan menunggu lagi untuk memulai tulisanmu ya sahabat penaku. Abil segera alat tulisnya, dan tullislah segala apa yang ada dalam benak pikiranmu, dan di sekitarmu. Mau jadi penuliskan? Yah, satu jalannya. “Mulailah menulis”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trimakasih atas kunjungan Anda. Silakan tinggalkan pesan pada kolom komentar. Jika ada yang ingin ditambahkan atau ada kritikan tentang tulisan yang Anda baca. Terimakasih.